Record gabungan 3 sumber
Memahami Kesehatan Lansia Indonesia lewat Data Publik
Dashboard ini menyajikan sinyal dari tiga sumber data — WHO, Google Trends, dan YouTube — untuk membantu publik memahami isu kesehatan lansia di Indonesia.
Ringkasan Eksekutif
Keyword lintas sumber
Frekuensi tertinggi
Proporsi terbesar
Insight 1. Data paling banyak berasal dari YouTube: 21.516 dari 33.967 record.
Insight 2. Dataset menemukan 12 keyword unik, dengan "posyandu lansia" sebagai topik paling sering muncul.
Insight 3. Dataset menggabungkan tiga dimensi: indikator kesehatan formal (WHO), minat pencarian publik (Google Trends), dan percakapan media digital (YouTube).
Overview Dataset
Dashboard ini menggabungkan data dari tiga sumber: WHO (indikator kesehatan formal), YouTube (engagement dan sentimen video), dan Google Trends (minat pencarian publik).
Distribusi Sumber Data
Jumlah record per sumber — menunjukkan komposisi dataset.
Topik Populer
Keyword yang paling sering muncul lintas sumber data. "Perawatan lansia" memimpin dengan frekuensi tertinggi, diikuti oleh keyword umum seperti "lansia" dan "kesehatan lansia".
Tren Kesehatan (WHO)
WHO menyediakan data historis 1980–2024 untuk 4 indikator kesehatan yang relevan dengan lansia di Indonesia: hipertensi, diabetes, obesitas, dan harapan hidup.
Indikator WHO 1980–2024
Minat Publik
Google Trends menunjukkan minat pencarian publik terhadap topik lansia untuk periode Sep 2025 hingga Agu 2026. Nilai merupakan indeks minat relatif dari data terbaru.
Tren Pencarian Bulanan
Ranking Wilayah
Percakapan YouTube
Snapshot terbaru memuat 21.516 record YouTube. Daftar berikut menampilkan video dengan engagement tertinggi serta distribusi sentimen dari batch pengumpulan terbaru.
Sentimen
Klik salah satu segmen untuk memfilter topik di kanan.
93% Netral
konten informatif atau deskriptif
6% Positif
konten dukungan, motivasi, dan edukasi praktis
1% Negatif
kekhawatiran, beban caregiver, atau isu risiko
Top Engagement
Metodologi dan Batasan
Dashboard ini adalah proyek akademik untuk menampilkan data kesehatan lansia Indonesia dari tiga sumber berbeda. Setiap sumber memiliki karakteristik dan keterbatasan masing-masing.
Sumber Data
- WHO (GHO API): Indikator kesehatan formal jangka panjang (1980–2022) untuk kelompok usia 60+ di Indonesia. Empat indikator: hipertensi (BP_04), diabetes (NCD_GLUC_02), obesitas (NCD_BMI_30A), dan harapan hidup (WHOSIS_000001).
- Google Trends (pytrends): Minat pencarian publik digital untuk 5 keyword lansia (Mei 2021–Mei 2026). Menunjukkan perhatian publik, bukan prevalensi penyakit.
- YouTube Data API v3: Engagement dan sentimen video untuk 8 keyword lansia (2017–2026). Menunjukkan nada percakapan digital, bukan rekomendasi medis.
Batasan
- Pembaruan data: Dashboard dibangun dari snapshot MongoDB Atlas yang divalidasi saat deployment harian. Database dan credential tidak pernah diakses langsung dari browser.
- Google Trends hanya mencakup pengguna internet di Indonesia — tidak mewakili seluruh populasi.
- YouTube sentiment analysis menggunakan model dasar dan mungkin tidak menangkap nuansa konteks budaya.
- WHO data bersifat tahunan dan mungkin tidak merefleksikan perubahan jangka pendek.
Dashboard ini adalah alat informasi publik dan bukan nasihat medis. Data yang ditampilkan tidak boleh digunakan sebagai dasar diagnosis, pengobatan, atau keputusan kesehatan lainnya. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan profesional untuk saran medis.